HARAP

Semilir doa terhimpun di pagi ini, kukirimkan untuk semua yang berjuang demi hidup yang lebih baik. Semoga doa-doa ini bisa menjadi penguat di kala lelah, menjadi penopang di kala goyah, menjadi pembangkit di saat jatuh.
*****
Masih terbungkus tanya, seperti apa nanti ujungnya. Meski tak ingin gelisah dengan semua. Biarkan saja mengalir seperti kali progo. Nantinya, aku percaya bahwa ujung dari semua ini berakhir indah.
Khidmat pagi, memulai dengan segala doa dan harapan yang baik. Selalu dan selalu berbaiksangka kepadaNya.
*****
Rasa benci itu mulai menelisik. Topeng-topeng kaca itu mulai terbuka dengan sendirinya, menunjukkan wajah-wajah sebenarnya. Antara membiarkan dan rasa tak suka, aku berdiri disini. Karena, belum tentu aku lebih baik dari mereka. Tapi sungguh, benci ini seperti bara yang makin menjadi. Dan isi hatiku seperti sekam, yang sedikit demi sedikit terbakar habis. Tak menyisakan apapun di hati!
*****
Previous
Next Post »